
SIMPULINDONESIA.com_Bulukumba– Warga di kawasan wisata Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, mengeluhkan ketiadaan air bersih yang sudah berlangsung selama tiga hari terakhir. Ironisnya, hal ini terjadi di tengah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan saat libur panjang.
Tidak hanya kesulitan mendapatkan air bersih, warga juga dibebani dengan melonjaknya harga air. Jika sebelumnya harga air bersih hanya sekitar Rp30 ribu per kubik, kini warga harus merogoh kocek hingga Rp100 ribu per kubik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Saat di Wawancarai awak Media, Andi Arham Salah satu pengelola Penginapan D'Luna mengungkapkan “Kami sangat kesulitan. Air tidak mengalir sama sekali. Harus beli dengan harga tinggi, padahal ini musim ramai,” keluh salah satu warga.
Situasi ini turut berdampak pada penginapan dan pelaku usaha lokal yang mulai kewalahan melayani tamu.
Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah untuk lebih perhatian dan segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan air bersih di Bira, mengingat kawasan ini merupakan ikon pariwisata unggulan di Sulawesi Selatan.